//
you're reading...
my poem

Di Penghujung Mei

Ketika hati mulai pandai rasakan pedih
Dari perjalanan kita yang letih
Maka kuijinkan kau tuangkan secawan perih
Ke dalam kalbu yang halamannya adalah cinta

Mengingat saat kau tersenyum indah
Tawa renyahmu menggema buncah
Maka kuijinkan kau menoreh luka
Ke dalam jiwa yang adalah kita

Seakan detik-detik sempurna
Waktu cahaya menyulur bahagia
Hingga semua hanya sebatas kenangan
Sebab terlalu sakit menahan impian

Engkau semakih jauh
Tak tersentuh
Membisukanku
Kelu

Bandung, Akhir Mei 2008

Advertisements

About drliebig

Dokter yang suka makan dan bahagia melihat makanan

Discussion

6 thoughts on “Di Penghujung Mei

  1. Tetap berlari dengan menggenggam erat impian, atau diam dan lepaskan…!

    Posted by PRofijo | December 22, 2010, 5:04 pm
  2. koq nggak di update lagi..
    puisi2nya bagus2
    apalagi yg attention buat yg sakit jiwa
    hahahahahaha

    salam

    Posted by Seiri Hanako | December 26, 2010, 12:01 pm
  3. Lari dari masa lalu ya? 😀

    tinggalkan masa lalu untuk mengejar pacar baru. Let’s go 😀

    Posted by Sky | December 30, 2010, 1:11 pm
  4. wah blog ini bagus banget bu

    Posted by berpikir positif | January 7, 2011, 7:59 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: