engkau menjelma menjadi cahaya
dalam hati hamba hamba
dengan serumpun cinta
pada pendar-pendar malam
yang hampir punah

engkau tabur ranum sujud
pada untai doa-doa muhammad
yang tidak pernah jemu-jemu merindu
sedang muhammad sungguh tahu
dialah kekasihmu

betapa malu aku pada cahaya
puas kutiduri malam berselimutkan kabut
kusisakan wajah-wajah kusut
di penghujung malam yang rumput-rumput
tak pernah lupa sujud